DOA DAN GALANG DANA UNTUK SUMATERA
Awal desember 2025 menjadi salah satu peristiwa yang membawa duka bagi saudara- saudara kita di Sumatera khususnya di Sumbar, Sumut dan Aceh. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir. Namun bencana tidak datang tanpa sebab, banjir yang datang sebenarnya karena sudah terjadi perubahan lingkungan. Hutan dan resapan yang dulu nya mampu menyerap air hujan kini berubah menjadi lahan sawit berdiri perkasa mengusir pohon asli sumatera.
Kita menyaksikankan begitu parahnya bencana yang terjadi membuat hati pilu dan iba. Ratusan bahkan sampai ribuan nyawa hilang, korban luka juga tak kalah banyak. Harta dan benda musnah karena bencana yang datang tanpa memberi aba- aba. Data yang tercatat sampai hari Minggu (7/12/2025), pukul 17.00 WIB sebanyak 940 orang meninggal dunia. Ada 276 orang saat ini dilaporkan masih hilang. Sementara lima ribu orang mengalami luka-luka di tiga provinsi. Ribuan korban ini tentu menjadi berita juga kita sebagai bangsa Indonesia.
Sebagai saudara sebangsa dan setanah air, keluarga besar SMK Sejahtera menggalang dana dan sekaligus doa Bersama untuk membantu dan mendoakan para korban. Pada hari jumat, 5 Desember 2025. Setelah tadarus dan shoalt dhuha berjamaah. Para siswa, guru, karyawan dan seluruh yayasan menggalang dana, melalui kegiatan tersebut alhamdulillah terkumpul Rp. 20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah). Kemudian dana yang terkumpul disalurkan ke Baitul Maal Merapi Merbabu yang ditransfer melalui Bank BSI yang diwakili oleh Pengurus OSIS SMK Sejahtera. Semoga usaha yang dilakukan ini dapat memberikan dorongan dan motivasi untuk para korban bangkit dari bencana yang melanda dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
Melalui kejadian ini kita juga berharap pemerintah melakukan langkah yang strategis agar peristiwa serupa tidak terulang dikemudian hari. Hal ini meliputi tindakan yang tegas kepada para pelaku yang memanfaatkan hutan dan lahan secara illegal dan serampangan. Mengevaluasi semua perusahaan yang terlibat dalam kerusakan lingkungan dan mencabut izin usahanya. Serta melakukan reboisasi terhadapa Kawasan huta, karena bagaimanapun hutan merupakan asset dan masa depan untuk anak cucu dimasa yang akan datang.
Segera pulih dan bangkit untuk Indonesia ku yang saat ini sedang berduka.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Raih Impian di Negeri Sakura, 9 Siswi SMK Sejahtera Resmi Berangkat ke Jepang Bidang Kaigo
Sebanyak sembilan siswi lulusan SMK Sejahtera tahun 2025 pada bulan Juli ini bertolak ke Jepang guna memulai karier profesional di bidang Kaigo (caregiver/perawat lansia). Keberangkatan
S'Teh Masuk Kurasi dan Ajang FLS3N
Kelompok seni teater SMK Sejahtera (S-teh) lulus kurasi dan masuk Final bersama 9 sekolah SMA/K negeri dan swasta lainnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Teater Pelajar Jak
MPLS SMK SEJAHTERA, AJANG MENGENAL SEKOLAH LEBIH DEKAT
Tahun ajaran baru 2026/2027 sudah dimulai, siswa/I baru mulai berdatangan dengan penuh semangat dan antusias untuk menyambut sekolah barunya. Termasuk di SMK Sejahtera, tahun ini kegiat
Semarak HUT DKI Jakarta ke-499: SMK Sejahtera Jakarta Meriahkan HBKB Plumpang Semper dengan Aksi Kreatif
JAKARTA UTARA – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-499, kawasan Jalan Plumpang Semper, Jakarta Utara, dipadati warga yang antusias mengik
Tingkatkan Kepedulian dan Ketakwaan, SMK Sejahtera Sembelih 5 Sapi dan 1 Kambing di Hari Raya Idul Adha
Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial begitu terasa di lingkungan SMK Sejahtera pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H kali ini. Berpusat di halaman sekolah, SMK Sejahtera sukses